Bursa Saham Eropa Galau! Data Inflasi AS Bikin Investor Bingung
STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa Saham Eropa ditutup dengan hasil yang beragam pada Rabu (11/9/2024) waktu setempat. Investor di seluruh dunia masih mencermati data inflasi terbaru dari Amerika Serikat...
Para pelaku pasar kini menantikan dua laporan ekonomi penting dari Amerika Serikat, yakni indeks harga konsumen (CPI) dan indeks harga produsen (PPI) yang dirilis pekan ini. Data ini dianggap krusial menjelang pertemuan Federal Reserve pada 17-18 September, di mana banyak yang berharap suku bunga akan dipotong untuk meredakan kekhawatiran perlambatan ekonomi AS.
Di tengah ketidakpastian ini, data inflasi AS untuk Agustus menunjukkan kenaikan harga sebesar 0,2% dari bulan sebelumnya, dan inflasi tahunan mencapai 2,5%. Inflasi inti, yang tidak mencakup makanan dan energi, naik 0,3%, lebih tinggi dari yang diharapkan. Akibatnya, optimisme akan adanya pemotongan suku bunga besar dari Federal Reserve semakin berkurang.
"Data inflasi ini lebih tinggi dari ekspektasi, dan ini mengecewakan pasar yang berharap adanya pemotongan suku bunga besar," ujar seorang analis pasar.
- 1
- 2
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Wall Street Menguat Tajam: S&P 500 dan Dow Jones Tembus Level Tertinggi Sepanjan...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Mayoritas Bursa Asia Menghijau, Kosdaq Melonjak 5,8% dan Kospi Naik 1,62%
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...