FTSE Russell Depak Empat Saham RI, Begini Strategi BEI Bawa Emiten Indonesia Kembali Masuk Indeks Global
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Bursa Efek Indonesia (BEI) menanggapi keputusan FTSE Russell yang mengeluarkan empat saham emiten tanah air dari indeks global. Otoritas bursa tengah menyiapkan langkah strat...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Bursa Efek Indonesia (BEI) menanggapi keputusan FTSE Russell yang mengeluarkan empat saham emiten tanah air dari indeks global. Otoritas bursa tengah menyiapkan langkah strategis agar perusahaan tercatat asal Indonesia kembali masuk dalam radar investor internasional.
Empat saham yang terdepak dari daftar tersebut adalah PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ), PT Hillcon Tbk (HILL), dan PT Mulia Industrindo Tbk (MLIA). Berdasarkan data FTSE Global Equity Index Series Quarterly Review Juni 2026, perubahan ini mulai berlaku efektif pada Senin, 22 Juni 2026.
Pjs. Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik menilai langkah tersebut merupakan bagian dari dinamika pasar. Ia memandangnya sebagai dampak dari pembenahan yang sedang berlangsung.
"Ya itu kan memang proses yang memang sudah disampaikan dan kita pahami itu sebagai konsekuensi jangka pendek dari upaya reformasi yang kita lakukan bersama-sama di pasar modal kita," ujar Jeffrey di Gedung BEI, Senin (25/5/2026).
Terkait kekhawatiran pelaku pasar mengenai potensi keluarnya investor asing, Jeffrey memberikan penjelasan. Menurutnya, dampak tersebut hanya akan terasa dalam waktu dekat saja.
- Direktur TSPC Akumulasi 99.900 Saham, Kepemilikan Winny Hardono Bertambah
- FORE Buka Peluang Bagi Dividen Tahun Depan, Tunggu Saldo Laba Positif
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- Mark Dynamics Indonesia (MARK) Tebar Dividen Interim Rp76 Miliar, Simak Jadwal C...
- Tirta Orisa Yasa Divestasi 250 Juta Saham BUVA, Kantongi Rp250 Miliar
- Direktur TSPC Akumulasi 99.900 Saham, Kepemilikan Winny Hardono Bertambah
- FORE Buka Peluang Bagi Dividen Tahun Depan, Tunggu Saldo Laba Positif
- Mark Dynamics Indonesia (MARK) Tebar Dividen Interim Rp76 Miliar, Simak Jadwal C...
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- Tirta Orisa Yasa Divestasi 250 Juta Saham BUVA, Kantongi Rp250 Miliar
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...