Harga Melonjak Tajam, BEI Hentikan Perdagangan Saham Ini Mulai Hari Ini
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Imago Mulia Persada Tbk (LFLO) setelah terjadinya lonjakan harga yang dianggap tidak wajar. Suspensi...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Imago Mulia Persada Tbk (LFLO) setelah terjadinya lonjakan harga yang dianggap tidak wajar. Suspensi diberlakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi I pada 18 November 2025.
Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A., menyampaikan suspensi diterapkan untuk melindungi investor.
“Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham PT Imago Mulia Persada Tbk (LFLO) dan sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan Saham PT Imago Mulia Persada Tbk (LFLO) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi I tanggal 18 November 2025 sampai dengan Pengumuman Bursa lebih lanjut,” ujarnya dalam keterbukaan informasi dikutip Selasa (18/11/2025).
BEI juga meminta semua pihak untuk memperhatikan setiap keterbukaan informasi dari Perseroan. Imbauan ini muncul setelah saham LFLO terus mencatat kenaikan signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
Pada penutupan perdagangan Senin (17/11/2025), saham LFLO ditutup di level Rp700 atau naik 9,38%. Harga tersebut mengalami kenaikan Rp60 dibandingkan penutupan sebelumnya. Saham LFLO bergerak pada rentang Rp660 hingga Rp700. Saham ini menyentuh harga tertinggi 52 minggu di Rp700, jauh di atas posisi terendah 52 minggu di Rp79.
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten