Kabar Baik! Mulai Hari Ini BEI Buka Suspensi 3 Saham yang Pernah Naik Tajam
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali membuka perdagangan saham tiga emiten. Ketiganya ialah PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA), PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC), dan PT Gol...
Ia menambahkan, pihak-pihak yang berkepentingan diimbau selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan emiten. “Bursa mengimbau kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan,” ucapnya.
Setelah suspensi dicabut, ketiga saham itu kembali bisa diperdagangkan. Sebelumnya, perdagangan sempat dibatasi karena pergerakan harga dinilai tidak wajar.
Harga Saham
Saham BUVA mengalami lonjakan signifikan pada perdagangan Rabu, 31 Juli 2024. Harga saham BUVA melonjak 34,02% dan ditutup di level Rp260 per saham, naik Rp66 dari hari sebelumnya.
Sepanjang hari, saham BUVA bergerak di rentang Rp194 hingga Rp260 dengan harga pembukaan Rp200. Kenaikan ini membuat kapitalisasi pasar BUVA melampaui Rp5,35 triliun.
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten