Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona Hijau
STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup menguat pada akhir perdagangan Selasa (4/8/2026) waktu setempat. Pergerakan ini didorong kenaikan saham teknologi dan rilis laporan keuangan perusahaan yang memperkuat sentimen pasar. Selain itu, penurunan harga minyak ikut menyokong penguatan indeks tersebut.
Mengutip Investing, indeks STOXX 600 yang berisi saham-saham utama di Eropa berakhir naik 0,7% ke posisi 656,86. Angka ini melampaui rekor tertinggi sebelumnya yang dicetak pada awal Juli lalu. Hampir seluruh sektor dan bursa utama di kawasan tersebut berada di zona hijau.
Indeks CAC 40 Perancis naik 0,61% ke level 8.666,63. DAX Jerman tumbuh 0,77% ke posisi 26.202,35. Indeks FTSE 100 Inggris menguat tipis 0,20% ke level 10.879,38. AEX Belanda meningkat 0,93% ke posisi 1.112,49. Sementara itu, IBEX 35 Spanyol naik 0,21% ke level 20.023,60.
Pasar global kembali bergairah seiring meningkatnya profitabilitas korporasi di Eropa. Para investor mencermati pembaruan data perusahaan untuk mencari petunjuk prospek bisnis di wilayah tersebut. Ruben Dalfovo, Investment Strategist di Saxo Bank, memberikan pandangannya terkait situasi ini.
"Indeks utama Eropa telah mendekati level rekor sejak akhir bulan lalu. Namun dalam beberapa bulan terakhir, kita sudah melihat kenaikan beruntun. Salah satu alasan utamanya tentu saja laba perusahaan yang meningkat," ujar Ruben.
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Wall Street Menguat Tajam: S&P 500 dan Dow Jones Tembus Level Tertinggi Sepanjan...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Mayoritas Bursa Asia Menghijau, Kosdaq Melonjak 5,8% dan Kospi Naik 1,62%
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...