Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona Hijau
Sektor teknologi menjadi bintang lapangan dengan kenaikan sebesar 2,8%. Saham BE Semiconductor melonjak 8,1% setelah mendapat rekomendasi beli dari analis. Saham produsen cip lainnya seperti Soitec memimpin penguatan sebesar 9,9%. Aixtron, ASML, dan Infineon juga naik antara 2,6% sampai 3,7%.
Saham Bayer menanjak 2,4% setelah melaporkan kenaikan laba operasional kuartalan sebesar 1,9%. Di sisi lain, saham bank terbesar Eropa, HSBC, justru turun tipis 0,80%. Penurunan terjadi meski bank tersebut mencatat laba semester pertama yang melampaui ekspektasi.
Ruben menilai kinerja bank tersebut sebenarnya cukup baik. "HSBC memberikan pertumbuhan laba yang kuat, tetapi hasilnya gagal membuat investor bersemangat karena ekspektasi sudah terlalu tinggi setelah kenaikan kuat saham tersebut selama beberapa tahun terakhir," jelas Ruben.
Sektor pertambangan menjadi sektor dengan kinerja terbaik setelah melonjak 3,6%. Hal ini mengikuti kenaikan harga logam di pasar global. Namun, kabar kurang menyenangkan datang dari sektor penerbangan dan energi.
Saham Lufthansa anjlok 8,2% setelah maskapai Jerman ini memberi peringatan penurunan laba operasional tahun ini. Laba mereka merosot lebih dari setengah pada kuartal kedua. Kondisi ini dipicu tingginya biaya bahan bakar akibat perang Iran.
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- Wall Street Menguat Tajam: S&P 500 dan Dow Jones Tembus Level Tertinggi Sepanjan...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Mayoritas Bursa Asia Menghijau, Kosdaq Melonjak 5,8% dan Kospi Naik 1,62%
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...