Ngeri! Kerugian Penipuan Tembus Rp8,2 Triliun, OJK Sikat Ribuan Pinjol dan Investasi Bodong
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat angka fantastis terkait kerugian akibat penipuan di sektor keuangan. Total kerugian dana yang dilaporkan masyarakat menembus angka tril...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat angka fantastis terkait kerugian akibat penipuan di sektor keuangan. Total kerugian dana yang dilaporkan masyarakat menembus angka triliunan rupiah. OJK pun bergerak cepat dengan memblokir ribuan entitas ilegal, mulai dari pinjaman online (pinjol) hingga investasi bodong.
Data Indonesia Anti-Scam Center (IASC) menunjukkan fakta mengejutkan. Sejak peluncuran pada November 2024 hingga 30 November 2025, IASC menerima 373.129 laporan.
Laporan ini terdiri dari 202.426 laporan yang disampaikan korban melalui Pelaku Usaha Sektor Keuangan. Laporan ini kemudian dimasukkan ke dalam sistem IASC. Sebanyak 170.703 laporan lainnya dilaporkan langsung oleh korban ke dalam sistem.
Jumlah rekening yang dilaporkan mencapai 619.394 rekening. Dari jumlah tersebut, sebanyak 117.301 rekening sudah diblokir.
Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Friderica Widyasari Dewi menyampaikan data kerugian tersebut.
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...