Perry Warjiyo Mundur, Analis Sebut Independensi Bank Indonesia Hadapi Ujian Besar Pasca P2SK

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ Pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur Bank Indonesia (BI) dinilai menjadi ujian penting bagi independensi bank sentral setelah perubahan ketentuan dalam Undang...

Perry Warjiyo Mundur, Analis Sebut Independensi Bank Indonesia Hadapi Ujian Besar Pasca P2SK
Bacakan Artikel

Ia menilai risiko terbesar yang perlu diwaspadai adalah fiscal dominance, yakni ketika kebijakan moneter secara bertahap lebih diarahkan untuk mendukung kebutuhan fiskal pemerintah dibanding menjaga inflasi, stabilitas Rupiah, dan stabilitas eksternal.

"Pertanyaan yang jauh lebih penting adalah apakah Gubernur BI berikutnya cukup independen untuk mengatakan 'tidak' kepada Presiden ketika kepentingan stabilitas moneter bertentangan dengan agenda pertumbuhan atau kebutuhan fiskal pemerintah," ujar Liza.

Menurutnya, apabila Thomas benar-benar ditunjuk, pemerintah perlu membuktikan kepada pasar bahwa BI tetap independen.

"Tanpa komunikasi dan pembuktian yang kuat, pasar bisa merespons negatif melalui pelemahan Rupiah, kenaikan yield Surat Berharga Negara (SBN), meningkatnya risk premium, dan munculnya kekhawatiran bahwa keputusan suku bunga maupun aksi stabilisasi Rupiah lebih banyak didorong tekanan politik daripada pertimbangan moneter," katanya.

Pemerintah Terima Pengunduran Diri Perry Warjiyo

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengumumkan Presiden telah menerima surat pengunduran diri Perry Warjiyo yang diterima sehari sebelumnya.

"Per kemarin secara resmi kami menerima surat pengunduran diri dari Gubernur Bank Indonesia kepada Bapak Presiden," ujar Prasetyo dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (27/7/2026).

Prasetyo mengatakan Presiden menerima pengunduran diri tersebut disertai ucapan terima kasih dan penghargaan atas dedikasi Perry selama kurang lebih tujuh tahun memimpin Bank Indonesia.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: