Trump Depak Maduro, Harga Minyak Dunia Diprediksi Tetap Anteng
STOCKWATCH.ID (NEW YORK) โ Presiden Amerika Serikat Donald Trump melengserkan Presiden Nicolas Maduro di Venezuela. Gejolak politik di negara kaya minyak tersebut diprediksi tidak akan mengguncang pas...
Tekanan pasar terjadi akibat kebijakan OPEC+ meningkatkan produksi setelah bertahun-tahun melakukan pemotongan. Amerika Serikat juga memproduksi minyak pada level rekor lebih dari 13,8 juta barel per hari.
Harga minyak berpotensi turun lebih jauh seiring kemungkinan peningkatan produksi Venezuela di masa depan. Kepala Riset Energi MST Financial Saul Kavonic memperkirakan ekspor bisa mendekati 3 juta barel dalam jangka menengah. Hal tersebut dapat terjadi jika pemerintahan baru Venezuela berhasil mencabut sanksi dan menarik investor asing.
Mantan pejabat energi Departemen Luar Negeri era Obama, David Goldwyn, menilai masa depan Venezuela justru berdampak negatif pada harga (bearish). โJika ada, masa depan Venezuela akan berdampak bearish pada pasar, karena tidak ada tempat lain untuk pergi selain naik,โ tuturnya.
Saat ini embargo terhadap minyak Venezuela masih berlaku menurut pernyataan Trump pada konferensi pers Sabtu. Trump menyebut perusahaan minyak Amerika Serikat akan berinvestasi miliaran dolar untuk membangun kembali sektor energi Venezuela.
Namun, Trump belum memberikan rincian perusahaan mana yang akan berinvestasi. Ia juga tidak menjelaskan teknis Amerika Serikat menjalankan Venezuela sementara waktu melalui sebuah kelompok. Goldwyn berpendapat sulit memprediksi minat investasi perusahaan minyak Amerika Serikat saat ini.
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran
- Stock Futures Wall Street Naik Tipis Usai Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...