Trump Depak Maduro, Harga Minyak Dunia Diprediksi Tetap Anteng
STOCKWATCH.ID (NEW YORK) โ Presiden Amerika Serikat Donald Trump melengserkan Presiden Nicolas Maduro di Venezuela. Gejolak politik di negara kaya minyak tersebut diprediksi tidak akan mengguncang pas...
Kenaikan harga tersebut dinilai berpotensi lebih rendah saat perdagangan berjangka dibuka pada Minggu malam.
Ia memproyeksikan harga Brent pekan depan justru bergerak lebih rendah dari penutupan Jumat di level US$ 60,75 per barel. Masih terlalu banyak pasokan minyak di pasar global untuk mendorong kenaikan harga secara drastis.
โMeskipun ini merupakan peristiwa geopolitik besar yang biasanya Anda harapkan menjadi positif atau mendorong harga minyak naik, intinya adalah masih terlalu banyak minyak di pasar, dan itulah sebabnya harga minyak tidak akan melonjak tajam,โ ujar Rasmussen.
Analis Rapidan Energy Bob McNally turut memberikan saran kepada para kliennya. Ia menilai sekitar sepertiga produksi minyak Venezuela berada dalam risiko. Meski begitu, McNally tidak memprediksi seluruh produksi Venezuela akan terputus.
Kondisi ini tidak akan menimbulkan risiko berarti bagi pasar minyak dalam jangka pendek. Pasar minyak pada 2025 sendiri mencatat penurunan tahunan terbesar dalam lima tahun terakhir. Harga acuan global Brent turun sekitar 19% tahun lalu, sementara minyak mentah Amerika Serikat anjlok hampir 20%.
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran
- Stock Futures Wall Street Naik Tipis Usai Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi
- MBMA Siapkan Rp651,68 Miliar untuk Lunasi Sukuk Jatuh Tempo Agustus 2026
- Laba PGEO Naik 15,48% Jadi USD79,61 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...