Wall Street Menguat Tajam: S&P 500 dan Dow Jones Tembus Level Tertinggi Sepanjang Masa
Sentimen pasar juga dipengaruhi oleh kabar dari Timur Tengah. Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent memberikan keterangan terkait hubungan dengan Iran.
โKami sedang dalam pembicaraan dengan Iran,โ ujar Bessent dalam wawancaranya dengan CNBC.
Bessent menambahkan ada peluang kesepakatan segera terjadi. Hal ini diharapkan bisa menormalkan konflik yang sedang berlangsung.
โAda peluang kami mungkin memiliki kesepakatan hari ini atau besok untuk membuka Selat dan bergerak menuju posisi yang lebih normal dalam konflik ini,โ tambah Bessent.
Kabar ini langsung membuat harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 5,69% menjadi 75,77 USD per barel. Minyak Brent juga merosot 5,26% ke level 79,36 USD per barel.
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- Wall Street Menguat Tajam: S&P 500 dan Dow Jones Tembus Level Tertinggi Sepanjan...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Mayoritas Bursa Asia Menghijau, Kosdaq Melonjak 5,8% dan Kospi Naik 1,62%
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...