Rayakan HUT RI, Kimia Farma Diagnostika Resmikan Klinik Pertama di Ibu Kota Nusantara!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 dan meningkatkan pelayanan kesehatan di Ibu Kota Nusantara (IKN), PT Kimia Farma Diagnostika (KFD) meresmi...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 dan meningkatkan pelayanan kesehatan di Ibu Kota Nusantara (IKN), PT Kimia Farma Diagnostika (KFD) meresmikan dua Klinik Pratama pada Senin, 19 Agustus 2024. Langkah ini menjadi tonggak penting, karena KFD menjadi fasilitas kesehatan pertama yang hadir di IKN untuk melayani para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di kawasan tersebut.
Arie Genipa Suhendi, Direktur Utama KFD, menyatakan bahwa pihaknya merasa bangga dapat menjadi bagian dari sejarah bangsa dalam mewujudkan Nusantara Baru untuk Indonesia Maju. Kehadiran KFD diharapkan dapat memenuhi kebutuhan fasilitas layanan kesehatan dasar yang sangat diperlukan oleh masyarakat di sekitar IKN, khususnya bagi para ASN. Arie menegaskan bahwa ini adalah bukti komitmen KFD dalam mewujudkan Indonesia Sehat.
Dua Klinik Pratama yang diresmikan oleh Arie, bersama Direktur Portofolio, Produk, dan Layanan PT Kimia Farma Tbk, Jasmine K. Karsono, berada di dua lokasi strategis di IKN. Klinik pertama terletak di Kawasan KEMENKO 1, yang akan melayani sekitar 1.300 ASN yang rencananya akan mulai bekerja di kawasan tersebut pada September 2024. Klinik kedua berada di Kawasan Hunian Pekerja Konstruksi 1A, yang akan melayani lebih dari 14.000 pekerja konstruksi yang terlibat dalam pembangunan IKN.
Melalui kehadiran dua klinik ini, KFD juga mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kesehatan melalui pendekatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Ini adalah bagian dari upaya KFD untuk menjalankan transformasi sektor kesehatan yang sejalan dengan program Kementerian Kesehatan, khususnya pada Pilar Transformasi Layanan Primer. Arie berharap bahwa kolaborasi antara pemerintah dan penyedia layanan kesehatan tingkat pertama seperti KFD akan terus diperkuat demi mencapai tujuan Indonesia Sehat.
Selain itu, layanan kesehatan di klinik ini juga terintegrasi dengan BPJS Kesehatan, yang memungkinkan masyarakat di IKN untuk mendapatkan akses kesehatan yang lebih mudah dan terjangkau. Kehadiran KFD di IKN bukan hanya sebagai fasilitas kesehatan, tetapi juga sebagai agen pembangunan yang mendukung terciptanya masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera di ibu kota baru ini.
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- TransNusa Buka Rute Baru Lampung ke Kuala Lumpur dan Jakarta Mulai Agustus 2026
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...