Siap-Siap! Yupi Indo Jelly Bagi Dividen Interim Rp141,618 Miliar, Catat Tanggalnya
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI) akan membagikan dividen interim untuk tahun buku 2026 sebesar Rp141,618 miliar atau setara Rp16,574 per saham kepada pemegang saham Perseroa...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI) akan membagikan dividen interim untuk tahun buku 2026 sebesar Rp141,618 miliar atau setara Rp16,574 per saham kepada pemegang saham Perseroan pada 29 Mei 2026.
Rusman Apandi, Direktur Keuangan YUPI dalam laporan keterbukaan informasi yang disampaikan ke BEI, Rabu 6 Mei 2026 mengemukakan, rencana pembagian dividen interim sudah diputuskan dan disepakati oleh Direksi dan Dewan Komisaris YUPI dalam rapat pada Senin, 04 Mei 2026.
Menurut Rusman, dividen interim akan dibagikan kepada pemegang saham yang namanya terdaftar dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) YUPI per 20 Mei 2026. Adapun cum dan ex dividen YUPI di Pasar Reguler dan Negosiasi BEI ditetapkan pada 18 dan 19 Mei 2026, sedangkan di Pasar Tunai pada 20 dan 21 Mei 2026.
Data keuangan per 31 Maret 2026 yang mendasari pembagian dividen interim tersebut. Seperti diketahui, YUPI mencatat laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp177,021 miliar pada kuartal I 2026.
Per Maret 2026, Yupi Indo Jelly Gum (YUPI) memiliki saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp605,511 miliar. Sementara ekuitas Perseroan mencapai Rp1,736 triliun per 31 Maret 2026. (konrad)
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah