Smartfren Telecom Merugi Rp473,76 Miliar per Juni 2024, Ini Penyebabnya
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) masih mencatat kerugian sebesar Rp473,76 miliar pada semester I 2024, turun 12,78% dari rugi Rp543,21 miliar pada semester I 2023. Kerugia...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) masih mencatat kerugian sebesar Rp473,76 miliar pada semester I 2024, turun 12,78% dari rugi Rp543,21 miliar pada semester I 2023.
Kerugian tersebut, menurut laporan keuangan FREN per Juni 2024 yang dipublikasikan Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (13/8/2024), disebabkan antara lain oleh kenaikan beban usaha Perseroan sebesar 1,98% menjadi Rp5,52 triliun pada semester I 2024, dari Rp5,41 triliun pada semester I 2023.
Beban usaha Perseroan tersebut meliputi beban penyusutan dan amortisasi sebesar Rp2,41 triliun, beban operasi, pemeliharaan dan jasa telekomunikasi sebesar Rp2,08 triliun, penjualan dan pemasaran Rp638,86 miliar dan lainnya. Akibatnya, laba usaha FREN anjlok 67,05% menjadi Rp47,32 miliar pada semester I 2024, dibanding Rp143,63 miliar pada semester I 2023.
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham