Sritex Pailit, Ancaman PHK Massal di Depan Mata! Prabowo Siap Selamatkan?
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atau Sritex menghadapi pukulan berat setelah Pengadilan Negeri Niaga Semarang menetapkan status pailit pada Senin, 21 Oktober 2024. Putusan yan...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atau Sritex menghadapi pukulan berat setelah Pengadilan Negeri Niaga Semarang menetapkan status pailit pada Senin, 21 Oktober 2024. Putusan yang dibacakan Hakim Ketua Moch Ansor ini membatalkan homologasi yang sebelumnya menjadi harapan Sritex untuk restrukturisasi.
Manajemen Sritex langsung bergerak cepat merespons putusan perkara dengan nomor 2/Pdt.Sus Homologasi/2024/PN Niaga Smg itu. โKami menghormati putusan hukum tersebut, dan merespon cepat dengan melakukan konsolidasi internal dan konsolidasiย dengan para stakeholder terkait,โ tulis manajemen Sritex, dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (26/10/2024). ย Upaya ini diambil untuk menjaga keberlangsungan usaha dan melindungi kepentingan seluruh pihak, termasuk kreditur, pelanggan, karyawan, dan pemasok.
Sebagai langkah selanjutnya, Sritex telah mendaftarkan kasasi pada Jumat, 25 Oktober 2024. โHari ini, kami telah mendaftarkan kasasi untuk menyelesaikan persoalan ini dengan baik dan memastikan terpenuhinya kepentingan para stakeholder,โ ujar manajemen Sritex. Langkah ini merupakan bagian dari tanggung jawab Sritex sebagai perusahaan tekstil yang sudah berdiri selama 58 tahun.
Sritex, salah satu perusahaan tekstil terbesar di Asia Tenggara, menjadi penopang ekonomi bagi sekitar 14.112 karyawan langsung serta 50.000 karyawan di grupnya. Ribuan usaha kecil dan menengah juga bergantung pada bisnis Sritex untuk bertahan hidup.
Dengan pentingnya peran Sritex dalam perekonomian, manajemen berharap ada dukungan dari pemerintah dan stakeholder. "Sritex membutuhkan dukungan dari pemerintah dan stakeholder lain agar dapat terus berkontribusi bagi kemajuan industri tekstil Indonesia dan masa depan," tegas manajemen.
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- TransNusa Buka Rute Baru Lampung ke Kuala Lumpur dan Jakarta Mulai Agustus 2026
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro