STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS) berencana untuk menjual 2.287.800 lembar saham hasil pembelian kembali (tresuri) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Demikian disampaikan oleh Setiawan Parikesit Kencana, Direktur Utama TFAS dalam laporan keterbukaan informasi, Senin 05 Januari 2026.
Menurut Setiawan, pelaksanaan pengalihan saham tresuri Perseroan akan dilakukan pada tanggal 19 Januari 2026 sampai dengan 30 September 2026. Harga pelaksanaan penjualan saham hasil pembelian kembali akan mengacu kepada Pasal 18 huruf (d) ayat 1 sampai 3 POJK No. 30/2017.
Sehubungan dengan rencana pengalihan saham tresuri tersebut, papar Setiawan, Manajemen Perseroan telah menunjuk PT Panca Global Sekuritas sebagai anggota Bursa yang akan mengeksekusi penjualan saham tresuri tersebut.
Merujuk pada keterbukaan informasi Perseroan No. 074/BEI-TI/DIR/III/2020 tanggal 18 Maret 2020, keterbukaan informasi Perseroan No. 118/BEI-TI/DIR/VI/2020 tanggal 18 Juni 2020, dan keterbukaan informasi Perseroan No. 161/OJK-TI/DIR/IX/2020 tanggal 17 September 2020, sejak 26 Maret 2020 hingga 30 September 2020, Perseroan telah melakukan pembelian kembali sebanyak 9.849.600 lembar saham Perseroan.
Dengan berpedoman pada ketentuan pasal 17 huruf (a) POJK No. 30/2017, dan merujuk pada keterbukaan informasi Perseroan No. 355/OJK-TI/DIR/X/2025 tanggal 15 Oktober 2025 perihal Rencana Pengalihan Kembali Saham Hasil Buy Back, dapat kami sampaikan bahwa hingga 31 Desember 2025, Perseroan telah melepas saham treasuri sebesar 7.561.800 lembar saham dengan cara melakukan penjualan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin 5 Januari 2026, saham TFAS ditutup naik 2,0% menjadi Rp306 per unit dibandingkan sehari sebelumnya di posisi Rp300 per unit. Selama perdagangan sepekan, saham TFAS telah naik sebesar 4,08%, dari Rp294 per saham menjadi Rp306 per saham. (konrad)
