Tirta Orisa Yasa Divestasi 250 Juta Saham BUVA, Kantongi Rp250 Miliar
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Tirta Orisa Yasa melepas 250 juta saham PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) melalui transaksi divestasi di Bursa Efek Indonesaia (BEI) pada 30 Juli 2026.
Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 4 Tahun, 2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka, transaksi dilakukan dengan harga Rp1.000 per saham. Sehingga dari transaksi tersebut PT Tirta Orisa Yasa berhasil mengantongi dana Rp250 miliar.
Sebelum transaksi, PT Tirta Orisa Yasa menguasai 709,826 juta saham atau setara 2,88% saham BUVA. Setelah penjualan, kepemilikan Tirta Orisa Yasa turun jadi 459,826 juta saham (1,87%).
Laporan tersebut menyebutkan transaksi dilakukan dalam bentuk penjualan (repurchase agreement) dengan tujuan divestasi. Status kepemilikan saham tercatat sebagai kepemilikan tidak langsung.
Dalam dokumen yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pelapor menyampaikan pernyataan tanggung jawab atas seluruh informasi yang disampaikan.
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- IHSG Ditutup Menguat 0,50%, 406 Saham Berakhir di Zona Hijau, Ada DEWA, BUMI, DS...
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- IHSG Ditutup Menguat 0,50%, 406 Saham Berakhir di Zona Hijau, Ada DEWA, BUMI, DS...
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...