Wall Street Ditutup Bervariasi, S&P 500 Naik Lagi Gara-Gara Kabar Baik soal Tarif!
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Wall Street berakhir beragam pada penutupan perdagangan Rabu (14/5/2025) waktu setempat atau Kamis pagi (15/5/2025) WIB, Indeks saham utama AS, S&P 500, menguat naik lagi...
Sentimen positif ini datang setelah AS dan China sepakat memangkas sementara tarif atas berbagai barang impor. Pemerintah AS menurunkan tarif atas barang-barang dari China menjadi 30% pada awal pekan ini. Sementara itu, China memangkas bea masuk atas produk AS menjadi 10%.
Sebelumnya, kedua negara sempat saling mengancam akan menaikkan tarif di atas 100% pada April lalu.
“Meski perkembangan ini telah meredakan kekhawatiran investor dan ketidakpastian kebijakan, masih banyak hal yang belum pasti terkait ke mana arah tarif ini akan berakhir,” ujar Adam Turnquist, Chief Technical Strategist di LPL Financial.
“Tapi untuk saat ini, investor menyambut baik suasana yang mereda, khususnya kesepakatan pengurangan tarif yang dicapai dengan China pada akhir pekan,” tambahnya.
Kesepakatan sementara antara dua ekonomi terbesar dunia ini memberi harapan kepada investor bahwa ke depannya bisa tercapai perjanjian dagang yang lebih solid. Namun, sejauh ini belum ada kesepakatan konkret.
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Dividen Interim TAPG Capai Rp1,19 Triliun, Catat Jadwal Cum Dividen
- Kini Beli Bawang hingga Cabai Bisa di Kantor Pos, RTN dan Pos Indonesia Siapkan...
- Komisaris AKPI Henry Liem Jual 193.500 Saham di Saat Harga Naik
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Dividen Interim TAPG Capai Rp1,19 Triliun, Catat Jadwal Cum Dividen
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten