Wall Street Longsor! Dow Anjlok 178 Poin, Nasdaq Merosot Hampir 2%! Ada Apa?
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Wall Street melemah tajam pada penutupan perdagangan hari Selasa (7/1/2025) waktu setempat atau Rabu pagi (8/1/2025) WIB. Data ekonomi yang lebih kuat dari perkiraan memicu k...
Bacakan Artikel
Tesla juga turun 4% setelah Bank of America menurunkan peringkat sahamnya, menyebut valuasi terlalu tinggi dan risiko strategi perusahaan. Saham Meta Platforms melemah hampir 2%, sementara Apple dan Microsoft masing-masing turun lebih dari 1%.
Meski demikian, Hainlin mencatat data ISM mencerminkan pasar tenaga kerja dan konsumen yang masih kuat. "Ini mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih luas dan menjadi peluang bagi laba perusahaan," ujarnya.
Pilih Halaman:
- 1
- 2
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Wall Street Menguat Tajam: S&P 500 dan Dow Jones Tembus Level Tertinggi Sepanjan...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Mayoritas Bursa Asia Menghijau, Kosdaq Melonjak 5,8% dan Kospi Naik 1,62%
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...