MENN Resmi Gelar Mandatory Tender Offer 687 Juta Saham, Harga Ditetapkan Rp44

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Menn Teknologi Indonesia Tbk (MENN) mengonfirmasi pelaksanaan Mandatory Tender Offer atau penawaran tender wajib sudah mendapat persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Informasi ini disampaikan Corporate Secretary MENN, Edrick Pramana, menjawab permintaan penjelasan dari Bursa Efek Indonesia (BEI).

“Pelaksanaan Mandatory Tender Offer ini benar dan sudah mendapat persetujuan OJK,” kata Edrick Pramana, melalui keterbukaan informasi di laman Bursa, dikutip Rabu (27/8/2025).

Menurut Edrick, penawaran ini dilakukan oleh pengendali baru perusahaan, yakni PT Penajam Makmur Jaya, PT Kalimantan Sejahtera Indonesia, PT Sarjana Sama Indah, PT Kalimantan Indah Kedepan, PT Negara Maju Makmur, dan PT Sarana Majemuk Indonesia. Prosesnya dibantu perusahaan efek PT BRI Danareksa Sekuritas.

Jumlah saham yang menjadi objek penawaran mencapai 687.314.206 lembar. Angka ini setara 47,93% dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh. Edrick menjelaskan, tujuan Mandatory Tender Offer adalah agar pengendali baru memegang mayoritas saham perusahaan.

Harga saham yang ditetapkan sebesar Rp44 per lembar. Periode pelaksanaan berlangsung 30 hari kalender, mulai 20 Agustus hingga 20 September 2025.

Edrick menyarankan kepada semua pemegang saham MENN agar merujuk pada keterbukaan informasi tanggal 19 Agustus 2025. “Untuk pembaruan jadwal, jumlah saham, dan persentase saham yang sudah disetujui OJK,” jelas Edrick.

MENN menegaskan tidak ada informasi atau kejadian material lain yang dapat memengaruhi kelangsungan hidup perusahaan maupun harga saham saat ini.

Mandatory Tender Offer ini menjadi langkah strategis pengendali baru untuk meningkatkan kepemilikan saham dan memperkuat posisi di MENN.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Respons OJK atas Pengumuman MSCI: Reformasi Pasar Modal RI Diakui

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut positif...

Jawab BEI, Petrosea (PTRO) Ungkap Alasan Lepas KMS Senilai Rp1,73 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  – PT Petrosea Tbk (PTRO) memberikan penjelasan...

Besok, KPI Tender Sukarela 1,712% Saham MNC Energy Investment (IATA) senilai Rp53,002 Miliar

STOCKATCH.ID (JAKARTA) – PT Karya Pacific Investama (KPI), bidang...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru