STOCKWATCH.ID (BEIJING) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkapkan bahwa China telah sepakat membeli 200 pesawat jet buatan Boeing. Kesepakatan tersebut disebut tercapai dalam pertemuannya dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing.
Trump menyampaikan informasi itu dalam wawancara dengan Fox News pada Kamis (14/5/2026). Menurut dia, pesanan ratusan pesawat tersebut merupakan pencapaian penting bagi industri manufaktur Amerika Serikat.
“Satu hal yang dia setujui hari ini, dia akan memesan 200 jet. Itu hal yang besar. Boeing,” ujar Trump, merujuk pada hasil pembicaraannya dengan Xi Jinping.
Sebelumnya, analis Wall Street telah memperkirakan kunjungan tersebut akan menghasilkan pesanan pesawat dalam jumlah besar. Meski demikian, jumlah 200 unit masih berada di bawah proyeksi Jefferies yang memperkirakan potensi pesanan hingga 500 pesawat.
Kunjungan kenegaraan itu juga dihadiri Chief Executive Officer (CEO) Boeing, Kelly Ortberg. Sejumlah petinggi perusahaan besar AS lainnya turut bergabung dalam delegasi resmi tersebut.
Boeing tercatat belum memperoleh pesanan besar dari China selama hampir satu dekade. Dalam periode tersebut, China lebih banyak memesan pesawat dari Airbus, pesaing utama Boeing.
Trump tidak merinci jenis pesawat yang akan dibeli. Namun, analis memperkirakan pesanan tersebut kemungkinan mencakup ratusan unit Boeing 737 Max, model terlaris perusahaan.
Hingga kini, Boeing maupun Gedung Putih belum memberikan keterangan resmi mengenai rincian kontrak. Setelah pengumuman tersebut, saham Boeing tercatat turun hampir 4% pada perdagangan Kamis sore waktu setempat.
Sebelumnya, Kelly Ortberg telah memberi sinyal terkait potensi kontrak besar ini saat penyampaian laporan keuangan perusahaan bulan lalu. Ia menilai pertemuan puncak antara AS dan China menjadi peluang strategis bagi Boeing.
“Saya tidak akan memberikan jumlah pesawatnya, tetapi itu jumlah yang besar,” kata Ortberg.
