Bank DKI Raih Tiga Penghargaan Bergengsi di GRC & Performance Excellence Award 2024
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bank DKI kembali mencetak prestasi gemilang. Pada ajang GRC & Performance Excellence Award 2024 yang digelar di Jakarta, Jumat (30/8), Bank DKI berhasil menyabet tiga pen...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bank DKI kembali mencetak prestasi gemilang. Pada ajang GRC & Performance Excellence Award 2024 yang digelar di Jakarta, Jumat (30/8), Bank DKI berhasil menyabet tiga penghargaan bergengsi sekaligus. Penghargaan ini merupakan bukti nyata atas komitmen Bank DKI dalam menerapkan prinsip Governance, Risk Management, and Compliance (GRC) secara terintegrasi dan efektif.
Bank DKI mendapatkan penghargaan sebagai The Best GRC for Corporate Governance 2024 in Banking Industries dan The Best GRC for Corporate Finance 2024 in Banking Industries. Penghargaan ini diberikan oleh media Businessnews Indonesia setelah melalui proses penilaian ketat yang melibatkan lebih dari 300 perusahaan dari berbagai sektor industri.
Direktur Utama Bank DKI, Agus H. Widodo, juga turut mendapatkan penghargaan pribadi sebagai The Best Chief Executive Officer 2024 in Banking Industries. Penghargaan ini diberikan atas kepemimpinan Agus yang dinilai berhasil mendorong penerapan prinsip GRC di Bank DKI, serta melakukan berbagai inovasi produk dan layanan berbasis digital. Hal ini dianggap telah berhasil meningkatkan daya saing Bank DKI di tingkat nasional.
โPenghargaan ini merupakan hasil dari kerja keras dan komitmen seluruh tim Bank DKI dalam menjalankan tata kelola perusahaan yang baik dan berinovasi untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat,โ ujar Agus saat menerima penghargaan tersebut. Ia menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi bukti bahwa upaya yang dilakukan Bank DKI telah diakui dan diapresiasi oleh pihak eksternal.
Penilaian terhadap Bank DKI dilakukan secara obyektif dan independen oleh tim juri yang terdiri dari para profesional di bidang GRC. Proses penilaian meliputi kinerja keuangan perusahaan pada tahun 2022 dan 2023, serta kesehatan bank yang mengacu pada profil risiko, Good Corporate Governance (GCG), rentabilitas, dan permodalan.
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- Wall Street Menguat Tajam: S&P 500 dan Dow Jones Tembus Level Tertinggi Sepanjan...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...