BI Rate Naik Jadi 5,75%, Begini Strategi BNI Jaga Kinerja Perbankan
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) tetap optimistis menjaga pertumbuhan bisnis di tengah kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) sebesar 25 basis poin me...
BNI juga meningkatkan kualitas pengelolaan risiko melalui pemantauan berkelanjutan terhadap portofolio kredit, likuiditas, serta perkembangan kondisi ekonomi dan pasar.
โDengan fokus pada transformasi, penguatan tata kelola, dan pengelolaan risiko yang disiplin, BNI terus berupaya menjaga kinerja yang sehat serta memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi nasabah, pemegang saham, dan seluruh pemangku kepentingan,โ kata Okki.
Ke depan, BNI akan terus mencermati perkembangan makroekonomi dan arah kebijakan moneter agar strategi bisnis tetap adaptif terhadap perubahan kondisi pasar.
Perseroan berkomitmen menjaga pertumbuhan yang berkualitas, memperkuat ketahanan bisnis, serta memperluas kontribusi dalam mendukung sektor-sektor produktif yang menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia.
- Pengendali Borong 700 Ribu Saham KDTN, Kini Kuasai 35,97%
- BEI Tunjuk Maybank Sekuritas Jadi Liquidity Provider 20 Waran Terstruktur, Berla...
- TAPG Tebar Dividen Rp1,19 Triliun, KISI Sesuaikan Harga Pelaksanaan Dua Waran Te...
- Direktur TSPC Akumulasi 99.900 Saham, Kepemilikan Winny Hardono Bertambah
- FORE Buka Peluang Bagi Dividen Tahun Depan, Tunggu Saldo Laba Positif
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- FORE Bidik Pendapatan Naik 50% dan Laba Bersih 70% pada 2026, Tambah 80 Gerai da...
- Panorama (PANR) Bukukan Pendapatan Rp2 Triliun di Semester I 2026, Naik 16%
- Pengendali Borong 700 Ribu Saham KDTN, Kini Kuasai 35,97%
- BEI Tunjuk Maybank Sekuritas Jadi Liquidity Provider 20 Waran Terstruktur, Berla...
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...