BI Rate Naik Jadi 5,75%, Begini Strategi BNI Jaga Kinerja Perbankan
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) tetap optimistis menjaga pertumbuhan bisnis di tengah kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) sebesar 25 basis poin me...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) tetap optimistis menjaga pertumbuhan bisnis di tengah kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 5,75%.
BNI menilai langkah Bank Indonesia tersebut mencerminkan komitmen otoritas moneter dalam menjaga stabilitas makroekonomi di tengah dinamika ekonomi global. Kebijakan itu juga diharapkan dapat memperkuat ketahanan ekonomi nasional serta menjaga stabilitas nilai tukar dan inflasi pada tingkat yang terkendali.
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, mengatakan keputusan Bank Indonesia merupakan bagian dari bauran kebijakan yang diperlukan untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memperkuat kepercayaan pelaku usaha dan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia.
โBNI mendukung kebijakan Bank Indonesia sebagai langkah antisipatif dalam merespons meningkatnya ketidakpastian global. Kebijakan yang terukur dan kredibel menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan pasar serta mendukung keberlanjutan aktivitas ekonomi,โ ujar Okki dalam keterangan tertulis, Sabtu (20/6/2026).
Menurut Okki, fundamental BNI saat ini tetap kuat. Karena itu, perseroan optimistis dapat terus menjalankan fungsi intermediasi secara sehat dan berkelanjutan.
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- IHSG Ditutup Menguat 0,50%, 406 Saham Berakhir di Zona Hijau, Ada DEWA, BUMI, DS...
- BEI Cabut Status Pemantauan Khusus RDTX dan PDES Mulai 6 Agustus 2026
- Pengendali Borong 700 Ribu Saham KDTN, Kini Kuasai 35,97%
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- FORE Bidik Pendapatan Naik 50% dan Laba Bersih 70% pada 2026, Tambah 80 Gerai da...
- Panorama (PANR) Bukukan Pendapatan Rp2 Triliun di Semester I 2026, Naik 16%
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...