Bikin Geger! Link Net dan XL Axiata Teken Kesepakatan Raksasa Senilai Rp12,9 Triliun
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Link Net Tbk (LINK) dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) baru saja menandatangani dua kesepakatan besar. Itu mencakup Perjanjian Pengalihan Usaha dan Perjanjian Sewa Master. Dalam...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Link Net Tbk (LINK) dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) baru saja menandatangani dua kesepakatan besar. Itu mencakup Perjanjian Pengalihan Usaha dan Perjanjian Sewa Master.
Dalam Perjanjian Pengalihan Usaha yang ditandatangani pada 22 Mei 2024 terungkap bahwa Link Net akan mengalihkan sebanyak 750.000 pelanggannya kepada XL Axiata. Selain itu, XL Axiata juga akan menerima Broadband Network Gateway (BNG), perangkat lunak, aplikasi terkait ServeCo, serta perangkat di tempat pelanggan. Namun, perangkat yang dialihkan tidak termasuk ONTs/Modem dan STB, melainkan mencakup wifi, wifi extenders, dan smart home.
Pada tanggal penyelesaian, Link Net akan menjual dan mengalihkan seluruh hak dan kepentingan dalam ServeCo kepada XL Axiata. Selanjutnya, XL Axiata akan membayar harga pembelian aset ServeCo sebesar Rp1,875 triliun secara tunai pada hari yang sama.
Selain itu, kedua perusahaan juga menandatangani Perjanjian Sewa Master. Dalam kesepakatan ini, Link Net akan menyewakan jaringan HFC/FTTH kepada XL Axiata. Jaringan tersebut mencakup fasilitas yang dimiliki, dioperasikan, dan dipelihara oleh Link Net untuk pengoperasian ServeCo yang nantinya akan dilakukan oleh XL Axiata. Perjanjian ini berlaku selama 10 tahun, dengan opsi perpanjangan selama 5 tahun jika kedua belah pihak setuju.
Menurut perjanjian, XL Axiata akan membayar biaya sewa bulanan sebesar Rp120.000 per Home Connect untuk penetrasi hingga 25% dan Rp80.000 per Home Connect untuk penetrasi setelah 25%. Biaya sewa ini akan disesuaikan dengan pemakaian dan dihitung setiap bulan.
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten