Bumi Serpong Damai (BSDE) Bukukan Marketing Sales Rp2,54 Triliun di Kuartal I 2026
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) mencatatkan prapenjualan atau marketing sales sebesar Rp2,54 triliun pada kuartal I 2026, tumbuh 5% dibandingkan periode yang sama tahun 202...
Dari segmen komersial, penjualan ruko mendominasi dengan kontribusi Rp584,60 miliar, diikuti kavling komersial Rp246,67 miliar dan apartemen Rp112,87 miliar. Penjualan apartemen didukung proyek seperti The Elements, Southgate dan Aerium di Jakarta, serta Akasa dan Upper West di BSD City.
Secara geografis, papar Hermawan, BSD City tetap menjadi tulang punggung dengan kontribusi sekitar 71% terhadap total prapenjualan. Ini menegaskan daya tarik kawasan mandiri yang terintegrasi dan terus berkembang.
Ke depan, BSDE melihat peluang tetap terbuka seiring potensi stabilisasi suku bunga serta berbagai insentif yang dapat mendorong daya beli masyarakat.
“Kami optimistis dapat mencapai target prapenjualan tahun 2026 sebesar Rp10 triliun, dengan tetap mengedepankan strategi peluncuran produk yang prudent, memperkuat jaringan pemasaran, serta didukung oleh program penjualan nasional kami “Royal Key” yang relevan dengan kondisi pasar,” ujarnya. (konrad)
- 1
- 2
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...