Bundamedik (BMHS) Tebar Dividen Rp8,86 Miliar, Intip Jadwal Pembagiannya
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bundamedik Tbk (BMHS) siap membagikan dividen tunai kepada para pemegang sahamnya. Total nilai dividen yang akan dikucurkan mencapai Rp8,86 miliar. Keputusan ini sesu...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bundamedik Tbk (BMHS) siap membagikan dividen tunai kepada para pemegang sahamnya. Total nilai dividen yang akan dikucurkan mencapai Rp8,86 miliar.
Keputusan ini sesuai dengan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan pada 11 Juni 2026. Investor akan mendapatkan dividen sebesar Rp1,03 per lembar saham.
Direktur Keuangan BMHS, Cuncun M Wijaya menjelaskan pembagian dividen ini berasal dari laba bersih tahun buku 2025.
"Perseroan menyampaikan rencana pembagian Dividen Tunai untuk periode tahun buku 2025 sesuai dengan hasil RUPS Tahunan," ujar Cuncun dalam keterbukaan informasi, Rabu (17/6/2026).
Berdasarkan data keuangan per 31 Desember 2025, emiten pengelola RS Bunda ini mengantongi laba bersih Rp12,41 miliar. Selain itu, perusahaan memiliki saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp311,80 miliar.
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
Whats Your Reaction
0
0
0
0
0
0
0