Butuh Dana Talangan, Saraswanti Indoland Kantongi Pinjaman Pemegang Saham Rp20 Miliar
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Saraswanti Indoland Development Tbk (SWID) telah menandatangani perjanjian pinjaman dengan pemegang saham pengendali Perseroan, yakni PT Saraswanti Utama (SU) pada 04 Me...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Saraswanti Indoland Development Tbk (SWID) telah menandatangani perjanjian pinjaman dengan pemegang saham pengendali Perseroan, yakni PT Saraswanti Utama (SU) pada 04 Mei 2026.
Berdasarkan perjanjian tersebut, SU sepakat untuk memberikan pinjaman sebesar Rp20 miliar kepada Perseroan sebagai dana talangan untuk kegiatan operasional.
Manajemen SWID dalam laporan keterbukaan informasi yang disampaikan, Selasa 05 Mei 2026 menjelaskan, pinjaman SU ini memiliki tingkat bunga 6% per tahun.
Pinjaman tersebut akan digunakan untuk mendukung operasional Perseroan, termasuk namun tidak terbatas pada pembiayaan kegiatan operasional, pengembangan proyek, dan pemenuhan kebutuhan modal kerja.
Menurut Manajemen, SWID memerlukan dana talangan segera (bridging financing) dari pemegang saham untuk melaksanakan pengembangan proyek Perseroan dalam waktu dekat.
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...