Darmi Bersaudara Bidik Penjualan Rp121,67 Miliar pada 2024
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Penjualan konsolidasi PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU) ditargetkan sebesar Rp121,67 miliar pada 2024. Adapun laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) emit...
Di samping melakukan berbagai terobosan untuk mendorong kinerja penjualan dan laba pada tahun ini, manajemen Perseroan juga berencana melakukan aksi korporasi berupa penawaran umum terbatas saham atau right issue pada tahun ini. Namun, Direksi KAYU tidak merinci jumlah right issue dan target dananya.
Seperti diketahui, perdagangan saham KAYU kembali dihentikan (suspensi) oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak perdagangan sesi pertama, Jumat (5/1/2024) hingga pengumuman bursa lebih lanjut. Ini adalah suspensi kedua KAYU setelah sebelumnya pada 2 Januari 2024, otoritas BEI juga telah menghentikan sementara perdagangan saham emiten sektor pengolahan kayu dna kertas tersebut.
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...