Fore Coffee Geber Ekspansi, Siap Buka Gerai Baru di Singapura dan Indonesia!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Fore Coffee terus memperluas bisnisnya, baik di Indonesia maupun mancanegara. Setelah membuka gerai pertama di Singapura pada November 2023 di Bugis Junction, Fore Coffee sia...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Fore Coffee terus memperluas bisnisnya, baik di Indonesia maupun mancanegara. Setelah membuka gerai pertama di Singapura pada November 2023 di Bugis Junction, Fore Coffee siap menghadirkan outlet kedua pada Februari 2025.
"Kami masih cari lokasi yang tepat, tapi yang pasti, outlet kedua akan dibuka tahun depan," kata CEO Fore Coffee, Vico Lomar, di Jakarta, Rabu (11/12).
Langkah ini menunjukkan ambisi Fore Coffee membawa budaya kopi Indonesia ke panggung internasional. "Kalau ditanya gimana bisnisnya di Singapura, secara sales ada peningkatan dari tahun lalu," ujar Vico.
Meski mencatatkan pertumbuhan, Vico mengakui biaya operasional di Singapura sangat tinggi. Tantangan ini membuat Fore Coffee semakin serius membangun merek mereka di sana. "Singapura itu SCBD-nya Southeast Asia, jadi sangat natural bagi kami untuk hadir di sana," tambahnya.
Selain fokus di Singapura, Fore Coffee juga terus memperkuat kehadirannya di pasar domestik. Hingga September 2024, mereka telah membuka 217 gerai di 43 kota, termasuk Singapura.
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Perkuat Daya Saing UMKM, Bank BRI Sukses Bawa Tenun Troso KAINRATU Tembus Pasar...
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...