Fore Coffee Geber Ekspansi, Siap Buka Gerai Baru di Singapura dan Indonesia!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Fore Coffee terus memperluas bisnisnya, baik di Indonesia maupun mancanegara. Setelah membuka gerai pertama di Singapura pada November 2023 di Bugis Junction, Fore Coffee sia...
"Tahun ini kami buka 60 outlet. Ini yang paling banyak sejak 2020. Tahun depan, kami akan konsisten minimal membuka 60 outlet lagi," ungkap Vico. Tahun 2024 menjadi tonggak penting dengan ekspansi terbesar mereka sejak pandemi Covid-19.
Ekspansi Fore Coffee mencakup tiga kategori kota. Pertama, kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Jogja (Tier 1). Kedua, ibu kota provinsi (Tier 2). Ketiga, kota besar lainnya di berbagai provinsi (Tier 3). Strategi ini memperlihatkan komitmen mereka menjangkau seluruh Indonesia, termasuk wilayah luar Pulau Jawa.
Selain itu, Fore Coffee menghadirkan 9 flagship outlet di Jawa-Bali, Sulawesi, dan Kalimantan. Gerai ini dirancang sebagai social hub dengan desain unik untuk pengalaman bersosialisasi yang berkesan. "Kami mencatat pertumbuhan year-on-year tertinggi tahun ini dengan membuka 61 gerai baru, termasuk flagship store," jelas Vico.
Fore Coffee juga mengoperasikan 111 medium store outlet yang mudah diakses konsumen dan 97 satellite outlet dengan konsep grab-and-go. Dengan ekspansi agresif ini, Fore Coffee optimis memperkuat posisinya sebagai merek kopi favorit di Indonesia dan dunia.
- 1
- 2
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Perkuat Daya Saing UMKM, Bank BRI Sukses Bawa Tenun Troso KAINRATU Tembus Pasar...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...