Pasar Asia-Pasifik Bergerak Beragam, Investor Tunggu Keputusan Penting dari China!
STOCKWATCH.ID (TOKYO) โ Bursa saham Asia menunjukkan pergerakan yang beragam. pada penutupan perdagangan hari Rabu sore (11/12/2024) waktu setempat. Indeks yang berfluktuasi menggambarkan kekhawatiran...
STOCKWATCH.ID (TOKYO) โ Bursa saham Asia menunjukkan pergerakan yang beragam. pada penutupan perdagangan hari Rabu sore (11/12/2024) waktu setempat. Indeks yang berfluktuasi menggambarkan kekhawatiran investor terhadap beberapa isu global.
Mengutip CNBC International, di Hong Kong, indeks Hang Seng sempat menguat, namun akhirnya turun 0,76% dan ditutup di level 20.155,05. Sementara di China daratan, indeks CSI 300 juga turun sedikit, 0,17%, ke 3.988,83.
Berbeda dengan China, pasar Korea Selatan justru menunjukkan tren positif. Indeks Kospi naik 1,02% ke 2.442,51, sementara Kosdaq melonjak 2,17% ke 675,92. Kenaikan ini terjadi setelah parlemen Korea Selatan menyetujui anggaran 2025 senilai 673,3 triliun won, atau sekitar US$470,6 miliar.
Namun, situasi politik di Korea Selatan memanas. Kantor investigasi korupsi negara tersebut berencana menahan Presiden Yoon Suk Yeol jika kondisi memungkinkan. Penahanan ini terkait penyelidikan atas laporan darurat militer yang sempat diberlakukan.
Di Jepang, indeks Nikkei 225 hanya naik tipis 0,01% dan ditutup di level 39.372,23. Begitu juga indeks Topix yang menguat 0,29% ke 2.749,31. Sebaliknya, di Australia, indeks S&P/ASX 200 justru melemah 0,47% ke 8.353,6.
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Wall Street Menguat Tajam: S&P 500 dan Dow Jones Tembus Level Tertinggi Sepanjan...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Mayoritas Bursa Asia Menghijau, Kosdaq Melonjak 5,8% dan Kospi Naik 1,62%
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...