Gencar Ekspansi dan Tingkatkan Volume Angkutan, Saham Pelayaran Nelly Dwi Putri Direkomendasikan ``Beli``
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Saham PT Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk (NELY) direkomendasikan ``beli`` dengan target harga Rp730 per unit. Terget tersebut sebesar 37,73% di atas harga penutupan NELY di Bur...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Saham PT Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk (NELY) direkomendasikan ``beli`` dengan target harga Rp730 per unit. Terget tersebut sebesar 37,73% di atas harga penutupan NELY di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (10/11), sebesar Rp530 per unit. Hingga pukul 11.48 WIB, Senin (13/11), harga saham NELY turun Rp5 (0,94%) menjadi Rp525, dari harga penutupan Jumat (10/11) sebesar Rp530 per unit.
Yosua Zisokhi dan Daniel Widjaja, analis senior pasar modal PT Samuel Sekuritas Indonesia (SSI), Jakarta, dalam laporan riset terbaru, dikutip Senin (13/11), memperkirakan NELY mampu meningkatkan volume angkutan batubara, iron ore, nickel, pasir dan woodchips.
"Di tengah industri perkapalan nasional yang sangat solid, dan ditambah strategi NELY untuk terus berekspansi dalam menambah armada kedepannya, kami optimis NELY mampu meningkatkan volume angkutan sehingga profitabilitas Perseroan ke depan dapat ikut tumbuh," kata analis itu.
Menurut Yosua dan Daniel, setelah membukukan performa yang solid pada tahun 2022 dengan total angkutan sebanyak 1,8 juta ton (+59,6% yoy) ini mentranslasikan total laba bersih mencapai Rp126,3 miliar, meningkat dari tahun 2021 sebesar Rp51 miliar dengan CAGR-5 tahun naik 24,2%.
"Kami percaya, NELY masih dapat bertumbuh kedepannya melihat ada beberapa katalis. Pertama, penambahan 4 set kapal yang berpotensi untuk menambah volume angkutan sebesar 33,5% yoy pada tahun 2023 ini. Kedua, ekspansi di tahun 2024 dalam mengoperasikan kapal induk dengan total tambahan volume sekitar 500.000 ton per tahun. Ketiga, lonjakan tarif angkuran pada tahun 2023 yang diproyeksikan tumbuh 30%.
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- Wall Street Menguat Tajam: S&P 500 dan Dow Jones Tembus Level Tertinggi Sepanjan...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...