Gencar Ekspansi dan Tingkatkan Volume Angkutan, Saham Pelayaran Nelly Dwi Putri Direkomendasikan ``Beli``
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Saham PT Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk (NELY) direkomendasikan ``beli`` dengan target harga Rp730 per unit. Terget tersebut sebesar 37,73% di atas harga penutupan NELY di Bur...
Selama rata-rata dalam 5 tahun terakhir, NELY telah menambah satu set kapal per tahun dan seiring dengan industri yang sedang mengalami over-demand, NELY akan menambah 4 set kapal di tahun 2023 dan 4 set kapal serta satu kapal induk di tahun 2024, dengan proyeksi total angkutan mencapai 2,5 juta ton atau naik 33,5% YoY di tahun 2023 dan 3,2 juta ton atau naik 28,6% YoY di tahun 2024.
Selain itu, NELY memiliki competitive advantage berupa pembuatan kapal dari anak usahanya yang dapat menekan biaya sebesar 20% dibanding peers. "Maka dari itu, kami memproyeksikan pertumbuhan pendapatan sebesar 62,6% YoY menjadi Rp503 miliar pada tahun 2023, dan naik 20,2% YoY di tahun 2024 mencapai Rp605 miliar. Laba bersih NELY diproyeksikan sebesar Rp227 miliar pada 2023 atau naik 79,4% YoY pada tahun 2022 sebesar Rp126 miliar dengan EBITDA mencapai Rp275 miliar pada 2023 atau naik 59,2% YoY pada 2022 sebesar Rp173 miliar" kata analis itu.
Daniel dan Yosua mengemukakan, melihat potensi industri perkapalan masih cukup solid dengan tarif harga yang tinggi, ditambah strategi agresif untuk ekspansi dari NELY untuk terus menambah armada kapal setiap tahunnya dengan tambahan Mother Vessel (MV) di tahun depan. "Kami melihat NELY memiliki potensi pertumbuhan yang tinggi," kata analis itu.
- 1
- 2
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...