Harga Melonjak Gila-gilaan, Saham RLCO Masuk Radar Pengawasan Bursa
STOCKWATCH (JAKARTA) โ Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menyalakan sinyal waspada bagi para pelaku pasar. Otoritas bursa kini memantau ketat pergerakan saham PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO). S...
Kini, BEI sedang menelusuri lebih dalam pola transaksi saham tersebut. Pihak bursa ingin memastikan perdagangan berjalan wajar dan teratur.
"Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham RLCO tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini," tambahnya.
Investor diminta tidak gegabah dalam mengambil keputusan. Yulianto menyarankan pelaku pasar untuk mempertimbangkan berbagai risiko. Bursa memberikan empat poin penting yang harus diperhatikan investor sebelum bertransaksi pada saham ini.
"Oleh karena itu para Investor diharapkan untuk: a. Memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa; b. Mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya; c. Mengkaji kembali rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS; d. Mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi," pungkasnya.
Pergerakan Harga Saham
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90