Harga Minyak Dunia Turun Tajam, Ternyata Ini Penyebabnya!
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak dunia turun tajam pada penutupan perdagangan Senin (16/12/2024) waktu setempat atau Selasa pagi (17/12/2024) WIB. Penurunan ini dipicu oleh lemahnya belanja kons...
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak dunia turun tajam pada penutupan perdagangan Senin (16/12/2024) waktu setempat atau Selasa pagi (17/12/2024) WIB. Penurunan ini dipicu oleh lemahnya belanja konsumen di China, yang merupakan pengimpor minyak terbesar di dunia. Selain itu, ketidakpastian menjelang keputusan suku bunga oleh Federal Reserve AS turut memberikan dampak negatif.
Mengutip CNBC International, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari 2025 turun 0,8% atau sekitar 58 sen mencapai US$70,71 per barel, di New York Mercantile Exchange.
Adapun harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Januari 2025 melemah 0,8% atau sekitar 58 sen menjadi US$73,91 per barel, di London ICE Futures Exchange.
Minggu lalu, harga minyak sempat naik karena pasar berharap pasokan akan semakin ketat akibat sanksi terhadap produsen minyak Rusia dan Iran. Selain itu, harapan akan penurunan suku bunga di AS dan Eropa turut mendukung harga minyak.
Namun, sentimen positif tersebut mulai memudar. Jim Ritterbusch, analis dari Ritterbusch and Associates, mengatakan bahwa faktor-faktor yang mendukung kenaikan harga sudah tercermin dalam harga minyak. "Minggu ini, tidak ada faktor besar yang bisa mendorong harga lebih lanjut," tambahnya.
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Dividen Interim TAPG Capai Rp1,19 Triliun, Catat Jadwal Cum Dividen
- Kini Beli Bawang hingga Cabai Bisa di Kantor Pos, RTN dan Pos Indonesia Siapkan...
- Komisaris AKPI Henry Liem Jual 193.500 Saham di Saat Harga Naik
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten