Harga Minyak Naik, Pasar Mulai Tenang Usai Kekhawatiran Tarif AS
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak mentah dunia kembali naik pada penutupan perdagangan Senin (10/2/2025) waktu setempat atau Selasa pagi (11/2/2025) WIB. Investor mulai mengabaikan ancaman tarif...
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak mentah dunia kembali naik pada penutupan perdagangan Senin (10/2/2025) waktu setempat atau Selasa pagi (11/2/2025) WIB. Investor mulai mengabaikan ancaman tarif baru dari Presiden AS, Donald Trump, yang sebelumnya sempat menekan pasar.
Mengutip CNBC International, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 1,86% atau US$1,32 menjadi US$72,32 per barel, di New York Mercantile Exchange.
Adapun harga minyak mentah berjangka Brent, menguat 1,81% atau US$1,35 mencapai US$76,01 per bare di London ICE Futures Exchange.
Pekan lalu, harga minyak sempat tertekan selama tiga minggu berturut-turut. Kekhawatiran perang dagang membuat investor waspada. Namun, kali ini pasar tampak lebih tenang menghadapi kebijakan Trump.
Trump mengancam akan mengenakan tarif 25% pada impor baja dan aluminium. Langkah ini bisa memicu ketegangan dagang lebih luas. Meski begitu, banyak investor menilai ancaman ini bisa berubah sewaktu-waktu.
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten