Harga Minyak Turun, Kekhawatiran Ekonomi AS Lebih Besar dari Pemangkasan Bunga The Fed
STOCKWATCH.ID (HOUSTON) – Harga minyak mentah dunia ditutup melemah pada akhir perdagangan Kamis (18/9/2025) waktu setempat atau Jumat pagi (19/9/2025) WIB. Ini karena investor lebih fokus pada risiko...
Menteri Energi Kuwait, Tariq Al-Roumi, justru optimistis permintaan minyak akan meningkat setelah pemangkasan bunga AS, terutama dari Asia. Sementara itu, QatarEnergy menaikkan harga jual jangka panjang minyak al-Shaheen untuk pengiriman November ke level tertinggi dalam delapan bulan.
Di Eropa, parlemen Jerman menyetujui anggaran tahunan pertama sejak aturan fiskal dilonggarkan. Anggaran itu mengamankan rekor investasi untuk memulihkan ekonomi dan meningkatkan belanja pertahanan.
Di Timur Tengah, Israel kembali melancarkan serangan udara ke target militer Hezbollah di Lebanon selatan untuk mencegah kelompok tersebut membangun kembali kekuatannya di wilayah tersebut.
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- ANTAM Catat Lonjakan Penjualan Feronikel 32% di Semester I 2026
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...