Harga Minyak Turun, Kekhawatiran Ekonomi AS Lebih Besar dari Pemangkasan Bunga The Fed
STOCKWATCH.ID (HOUSTON) – Harga minyak mentah dunia ditutup melemah pada akhir perdagangan Kamis (18/9/2025) waktu setempat atau Jumat pagi (19/9/2025) WIB. Ini karena investor lebih fokus pada risiko...
STOCKWATCH.ID (HOUSTON) – Harga minyak mentah dunia ditutup melemah pada akhir perdagangan Kamis (18/9/2025) waktu setempat atau Jumat pagi (19/9/2025) WIB. Ini karena investor lebih fokus pada risiko perlambatan ekonomi Amerika Serikat dibanding dampak pemangkasan bunga oleh Federal Reserve.
Mengutip CNBC International, kontrak berjangka Brent turun 0,9% atau 63 sen menjadi US$67,32 per barel pada pukul 13.14 waktu New York, di London ICE Futures Exchange.
Adapun harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) merosot 1% atau 66 sen menjadi US$63,39 per barel, di New York Mercantile Exchange.
The Fed sehari sebelumnya memangkas bunga acuannya sebesar seperempat poin persentase. Bank sentral juga memberi sinyal biaya pinjaman akan diturunkan secara bertahap sepanjang tahun untuk merespons pelemahan pasar tenaga kerja.
Managing Director Onyx Capital Group, Jorge Montepeque, menilai langkah The Fed dilakukan untuk menopang ekonomi. “Mereka melakukan ini sekarang karena jelas ekonomi sedang melambat. The Federal Reserve mencoba memulihkan pertumbuhan,” ujarnya.
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...