Kanada Ubah Haluan! Gandeng China, Tarif Mobil Listrik Dipangkas Drastis
STOCKWATCH.ID (OTTAWA) - Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, mengambil langkah berani dalam kebijakan luar negerinya. Ia resmi menyepakati perjanjian dagang baru dengan China pada hari Jumat. Langkah...
STOCKWATCH.ID (OTTAWA) - Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, mengambil langkah berani dalam kebijakan luar negerinya. Ia resmi menyepakati perjanjian dagang baru dengan China pada hari Jumat. Langkah ini menandakan pergeseran fokus Kanada yang mulai menjauh dari ketergantungan terhadap Amerika Serikat (AS).
Mengutip BBC, kesepakatan strategis ini terjadi di tengah ketidakpastian hubungan dagang dengan AS yang merupakan mitra terbesar Kanada. Carney menegaskan pendekatannya yang realistis terhadap situasi global saat ini.
"Kami melihat dunia sebagaimana adanya, bukan sebagaimana yang kami inginkan," ujar Carney kepada wartawan setelah pengumuman kesepakatan tersebut.
Dalam perjanjian anyar ini, Kanada akan melonggarkan tarif impor kendaraan listrik (EV) buatan China. Tarif tersebut sebelumnya diterapkan pada tahun 2024 mengikuti langkah AS. Sebagai imbalannya, China setuju menurunkan tarif balasan untuk produk pertanian utama Kanada.
Secara rinci, pungutan Kanada terhadap EV China turun tajam dari 100% menjadi 6,1% untuk 49 ribu kendaraan pertama yang diimpor setiap tahun. Carney menyebut kuota ini berpotensi naik hingga 70 ribu unit dalam lima tahun ke depan.
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...