KGI Sekuritas Indonesia Luncurkan Waran Terstruktur Baru, BBCAHDCF5A dan TLKMHDCF5A
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT KGI Sekuritas Indonesia dengan bangga mengumumkan penerbitan dua waran terstruktur baru, BBCAHDCF5A dan TLKMHDCF5A, dengan aset dasar dari BBCA dan TLKM. Ini menandai awal...
Antony menjelaskan, penawaran awal ini mencakup dua waran terstruktur baru. Pertama, BBCAHDCF5A dengan saham dasar dari PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Kedua, TLKMHDCF5A dengan saham dasar dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM). Waran terstruktur ini akan jatuh tempo pada 20 Januari 2025, memberikan jangka waktu investasi selama 6 bulan. Periode penawaran berlangsung dari 10 Juli hingga 16 Juli, dengan tanggal pencatatan pertama pada 19 Juli.
Menurut Antony, yang menarik adalah bahwa kedua waran terstruktur yang diterbitkan ini, harga pelaksanaannya dekat dengan harga saham dasar (Underlying) sehingga sangat bernilai dan menguntungkan investor.
Saat IPO, harga pelaksanaan TLKMHDCF5A ditetapkan sebesar Rp3.000 atau dalam kondisi In-the-Money (ITM) yang artinya harga acuan saham dasar lebih tinggi dibanding harga pelaksanaan.
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah