Komisaris PNGO Jual Seluruh Saham Perusahaan
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Hasan Tantri, Komisaris PT Pinago Utama Tbk (PNGO) telah menjual seluruh sahamnya yakni sebanyak 152.172.200 lembar atau setara 19,48% sahamnya dalam perusahaan industri ke...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Hasan Tantri, Komisaris PT Pinago Utama Tbk (PNGO) telah menjual seluruh sahamnya yakni sebanyak 152.172.200 lembar atau setara 19,48% sahamnya dalam perusahaan industri kelapa sawit dan karet tersebut melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 04 Mei 2026.
Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan ke BEI, Rabu 06 Mei 2026, Hasan menjual saham PNGO pada harga Rp3.584 per lembar.
Tujuan Hasan melepas kepemilikan di PNGO adalah divestasi karena perubahan pengendali atas perusahaan kelapa sawit dan karet terintegrasi tersebut. Setelah transaksi ini , Hasan pun tidak lagi memiliki saham dalam Pinago Utama (PNGO).
Pada perdagangan sesi pertama di BEI, Rabu 6 Mei 2026, saham PNGO tercatat turun 9,49% menjadi Rp3.530 per unit dibanding sehari sebelumnya di Rp3.900 per unit. Selama periode sepekan, harga saham PNGO telah meningkat sebesar 8,93%, dari posisi Rp3.580 per saham menjadi Rp3.900 per saham.
Sebelumnya, Corporate Secretary PNGO Wandy,` dalam laporan keterbukaan informasi ke BEI, Selasa 5 Mei 2026 mengatakan, Perusahaan Hongkong AEP Nusantara Holdings Limited telah mengakuisisi 767.664.900 unit atau 98,26% saham PNGO dari beberapa pemegang saham Perseroan pada 004 Mei 2026.
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- IHSG Ditutup Menguat 0,50%, 406 Saham Berakhir di Zona Hijau, Ada DEWA, BUMI, DS...
- BEI Cabut Status Pemantauan Khusus RDTX dan PDES Mulai 6 Agustus 2026
- Pengendali Borong 700 Ribu Saham KDTN, Kini Kuasai 35,97%
- BEI Tunjuk Maybank Sekuritas Jadi Liquidity Provider 20 Waran Terstruktur, Berla...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- IHSG Ditutup Menguat 0,50%, 406 Saham Berakhir di Zona Hijau, Ada DEWA, BUMI, DS...
- BEI Cabut Status Pemantauan Khusus RDTX dan PDES Mulai 6 Agustus 2026
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- FORE Bidik Pendapatan Naik 50% dan Laba Bersih 70% pada 2026, Tambah 80 Gerai da...
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...