Kuartal I 2026, Penjualan dan Laba Jayamas Medica (OMED) Kompak Tumbuh
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED) mencatat kinerja keuangan yang solid pada kuartal pertama tahun 2026. Penjualan dan laba Perseroan mencatat pertumbuhan yang kuat. Kenai...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED) mencatat kinerja keuangan yang solid pada kuartal pertama tahun 2026. Penjualan dan laba Perseroan mencatat pertumbuhan yang kuat. Kenaikan tersebut terutama karena didorong oleh peningkatan volume penjualan di berbagai segmen utama.
Direksi OMED dalam siaran pers, Senin 04 Mei 2026 mengatakan, Perseroan membukukan penjualan bersih sebesar Rp572,2 miliar pada 1Q2026, meningkat 31,1% secara tahunan (YoY) dibanding Rp436,3 miliar pada periode sama 2025.
Pertumbuhan ini didukung oleh peningkatan volume penjualan sebesar 54,1% YoY menjadi 941,9 juta unit. Kenaikan volume ini juga sejalan dengan meningkatnya belanja pemerintah di sektor kesehatan pada awal tahun 2026, yang turut mendorong permintaan alat kesehatan di pasar domestik.
Di tengah pertumbuhan volume yang signifikan, rata-rata harga jual (ASP) pada beberapa segmen mengalami penyesuaian, terutama produk dengan volume tinggi sebagai bagian dari strategi dalam memperluas penetrasi pasar.
Menurut Direksi, sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, profitabilitas atau laba bersih Perseroan juga menunjukkan peningkatan yang solid di seluruh lini. Laba bruto meningkat 40,2% YoY menjadi Rp205,9 miliar, dengan margin laba bruto naik menjadi 36,0% dibandingkan 33,7% pada periode sama tahun 2025.
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham