Kuartal I 2026, Penjualan dan Laba Jayamas Medica (OMED) Kompak Tumbuh
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED) mencatat kinerja keuangan yang solid pada kuartal pertama tahun 2026. Penjualan dan laba Perseroan mencatat pertumbuhan yang kuat. Kenai...
Peningkatan ini diikuti kinerja operasional kuat, tercermin dari kenaikan margin EBITDA jadi 23,0%. Perseroan membukukan laba usaha Rp112,0 miliar, meningkat 67,8% YoY, didorong oleh leverage operasional dari pertumbuhan volume.
Sementara laba tahun berjalan OMED mencapai Rp99,0 miliar, tumbuh 35,4% YoY dibandingkan Rp73,1 miliar pada 1Q2025, dengan margin laba bersih yang tetap terjaga di level 17,3%, mencerminkan kualitas pertumbuhan yang semakin solid.
Menurut Direksi OMED, pertumbuhan kinerja pendapatan pada kuartal ini didukung oleh beberapa segmen utama. Pertama adalah segmen Barang Medis Habis Pakai (BMHP) yang mencatat pertumbuhan volume signifikan sebesar 83,2% YoY dan penyesuaian ASP, dengan total penjualan meningkat 22,6% YoY.
Kedua, segmen perawatan luka tumbuh 19,9% YoY, didukung kenaikan volume dan ASP. Ketiga, segmen antiseptik dan cairan dialisis mencatat pertumbuhan stabil sebesar 12,6% YoY, didorong oleh peningkatan volume penjualan.
Keempat, segmen diagnostik dan peralatan medis mencatat pertumbuhan signifikan sebesar 68,6% YoY, didorong oleh lonjakan volume meskipun ASP mengalami penyesuaian dan kelima segmen bioteknologi dan laboratorium menjadi salah satu kontributor pertumbuhan tertinggi dengan kenaikan 199,7% YoY, didorong oleh peningkatan ASP.
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...