Laba CBDK Melejit 317% pada Kuartal I 2026, Didorong Monetisasi CBD PIK2
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) mencetak kinerja keuangan gemilang pada awal 2026. Perseroan membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar...
Presiden Direktur CBDK, Steven Kusumo, menilai capaian kuartal I 2026 mencerminkan kuatnya eksekusi strategi bisnis, khususnya dalam pengembangan kawasan CBD PIK2 sebagai pusat ekonomi baru.
โPertumbuhan kinerja pada awal tahun ini menunjukkan strategi monetisasi kawasan bisnis di CBD PIK2 terus menghasilkan momentum positif. Permintaan terhadap commercial land plot tetap kuat, didukung meningkatnya minat pelaku usaha dan korporasi yang melihat kawasan ini sebagai lokasi strategis untuk ekspansi jangka panjang,โ ujar Steven, dalam siaran pers yang dirilis Senin (4/5/2026).
Ke depan, perseroan tidak hanya fokus pada pertumbuhan penjualan, tetapi juga memperkuat ekosistem kawasan serta membangun sumber pendapatan berulang (recurring income) yang berkelanjutan.
โDengan telah beroperasinya Nusantara International Convention Exhibition (NICE) dan pengembangan Hotel Hilton PIK2 yang terus berjalan, kami tengah membangun fondasi pertumbuhan jangka panjang yang semakin kuat,โ tambahnya.
Hingga 31 Maret 2026, CBDK memiliki total aset sebesar Rp22,4 triliun dengan posisi likuiditas yang sehat serta profil leverage yang prudent. Struktur permodalan yang konservatif ini memberikan fleksibilitas keuangan untuk mempercepat pengembangan proyek strategis.
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...