Merdeka Battery Materials (MBMA) Siap Buyback Saham Senilai Rp1,7 Triliun
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) berencana untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham MBMA di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebanyak 1,8 miliar lembar. Dana yang di...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) berencana untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham MBMA di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebanyak 1,8 miliar lembar. Dana yang disiapkan Perseroan untuk buyback saham sebesar Rp1,8 triliun dan yang diambil asal dari kas Perseroan.
Direktur MBMA dalam laporan keterbukaan informasi yang disampaikan ke BEI, Senin 16 Maret 2026 mengemukakan, buyback saham tersebut dilakukan paling lama tiga bulan setelah tanggal penyampaian keterbukaan informasi tersebut, yakni dari tanggal 17 Maret 2026 sampai dengan 16 Juni 2026.
Adapun buyback saham MBMA akan dilakukan pada harga yang dianggap baik dan wajar oleh Perseroan dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku, khususnya POJK No. 13/2023 dan POJK No.29/2023. Manajemen akan menunjuk menunjuk salah satu perusahaan Anggota Bursa untuk mengeksekusi buyback ini.
Manajemen Perseroan menegaskan bahwa pelaksanaan pembelian kembali saham tersebut tidak akan mempengaruhi kegiatan usaha maupun operasional Perseroan. “Buyback saham MBMA dalam rangka menjaga stabilitas harga saham serta meningkatkan kepercayaan investor. Sehingga harga saham Perseroan dapat mencerminkan nilai fundamental Perseroan secara wajar,”kata Direksi.
Perseroan berencana mengalihkan saham hasil pembelian kembali atau buyback tersebut dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...