Perusahaan Gas Negara (PGN) Bukukan Laba US$215,36 Juta di 2025, Turun 36,55%
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN meraih laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$215,36 juta (US$0,0089 per saham) pada 2025...
Penyumbang terbesar pendapatan PGAS tahun lalu berasal dari penjualan niaga gas bumi , transmisi gas, transportasi minyak, pendapatan jasa regasifikasi dan lainnya ke pihak ketiga yakni sebesar US$2,62 miliar. Sedangkan penjualan Niaga gas bumi , penjualan minyak dan gas bumi, LNG Trading, pendapatan jasa regasifikasi dan transmisi gas ke pihak berelasi mengkontribusi US$1,34 miliar.
Total aset PGAS per Desember 2025 sebesar US$6,23 miliar, turun 2,86% dari US$6,41 miliar per Desember 2024. Jumlah liabilitas dan ekuitas PGAS dalam periode sama, masing-masing USD2,62 miliar dan USD3,60 miliar. (konrad)
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- Wall Street Menguat Tajam: S&P 500 dan Dow Jones Tembus Level Tertinggi Sepanjan...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...