Perusahaan Singapura Siap Akuisisi 69,34% Saham TGUK, Negosiasi Tengah Berlangsung
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Visionary Capital Global Pte. Ltd., sebuah Perusahaan yang berbasis di Singapura berencana mengambil-alih 69,34% saham dalam PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK) yang dim...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Visionary Capital Global Pte. Ltd., sebuah Perusahaan yang berbasis di Singapura berencana mengambil-alih 69,34% saham dalam PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK) yang dimiliki oleh PT Dinasti Kreatif Indonesia, pemegang saham mayoritas perusahaan tersebut.
Seperti dikutip dalam laporan keterbukaan informasi ke BEI, Jumat (23/5/2025), tujuan Visionary Capital Global mengambil-alih saham TGUK adalah untuk pengembangan dan ekspansi bisnis grup pembeli. Setelah penyelesaian transaksi tersebut, Visionary Capital Global akan menjadi pengendali baru TGUK.
Saat ini, para pihak tengah melakukan negosiasi terutama perihal kesepakatan nilai transaksi. Adapun rencana pengambilalihan dan pengendalian saham TGUK ini dilakukan secara langsung antara pembeli dengan para penjual.
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...