Presdir Wilmar Cahaya (CEKA) Erry Tjuatja Mundur, Tunggu Keputusan RUPS
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk (CEKA) mengumumkan, pengunduran diri Erry Tjuatja selaku Presiden Direktur emiten produsen minyak nabati dan minyak khusus industri...
Seperti diketahui, Erry Tjuatja menjabat sebagai Presiden Direktur Perusahaan minyak nabati tersebut sejak bulan Mei 2017. Erry diangkat kembali sebagai Presiden Direktur dalam Akta Nomor 6 tanggal 27 Mei 2021 yang dibuat oleh Dr. Fransiscus Xaverius Arsin, SH, Notaris di Jakarta untuk periode tahun 2021 – 2024.
Erry Tjuatja memperoleh gelar Bachelor Administration di Dekalb College, Atlanta, Georgia, Amerika Serikat pada tahun 1985.
Sekedar informasi, PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk (CEKA) adalah perusahaan multinasional di Indonesia yang memproduksi minyak nabati dan minyak khusus untuk industri makanan dan perdagangan umum.
Perusahaan tersebut didirikan pada tahun 1988 dengan nama Cahaya Kalbar. Melakukan IPO pada tahun 1996, kemudian berganti nama menjadi sekarang pada tahun 2013. Produknya dipasarkan di pasar domestik dan internasional. Perusahaan ini merupakan bagian dari Wilmar International Limited. (konrad)
- 1
- 2
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- Dukung Program 3 Juta Rumah, KPR BTN dan Danantara Sasar Kelompok Disabilitas
- BRIncubator 2026 Dimulai, BRI Perkuat UMKM Naik Kelas hingga Siap Ekspor
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...