BEI Minta Klarifikasi Fluktuasi Harga Saham NICK, Ini Penjelasan Resmi Manajemen
STOCKWATCH.ID, JAKARTA – Manajemen PT Charnic Capital Tbk (NICK) memberikan penjelasan terkait volatilitas transaksi saham perusahaan. Langkah ini merespons permintaan penjelasan dari Bursa Efek Indon...
STOCKWATCH.ID, JAKARTA – Manajemen PT Charnic Capital Tbk (NICK) memberikan penjelasan terkait volatilitas transaksi saham perusahaan. Langkah ini merespons permintaan penjelasan dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui surat nomor S-00547/BEI.PP2/01-2026.
Nicholas Santoso, Corporate Secretary NICK, menegaskan manajemen tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi nilai efek. Hal tersebut disampaikan dalam keterbukaan informasi pada Senin, (19/1/2026).
Hingga saat ini, perusahaan belum memiliki agenda besar yang akan dilakukan. Keputusan ini mencakup rencana yang dapat berdampak pada status pencatatan saham di bursa.
"Perseroan tidak memiliki rencana untuk melakukan tindakan korporasi dalam waktu dekat, termasuk rencana korporasi yang akan berakibat terhadap pencatatan saham Perseroan di Bursa dalam 3 bulan mendatang," tulis Nicholas dalam laporannya.
Ia juga menambahkan kondisi kelangsungan hidup perusahaan masih terjaga. Manajemen memastikan seluruh informasi penting telah disampaikan kepada publik sesuai aturan yang berlaku.
- Kini Beli Bawang hingga Cabai Bisa di Kantor Pos, RTN dan Pos Indonesia Siapkan...
- Komisaris AKPI Henry Liem Jual 193.500 Saham di Saat Harga Naik
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Sesi I Melemah 0,03% ke 6.234,293, AMMN Menguat, BBCA dan BMRI Tertekan
- Komisaris AKPI Henry Liem Jual 193.500 Saham di Saat Harga Naik
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- IHSG Sesi I Melemah 0,03% ke 6.234,293, AMMN Menguat, BBCA dan BMRI Tertekan
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya